Ketua MPR Apresiasi Keberhasilan Tim Evakuasi WNI dari Afghanistan

Ketua MPR Apresiasi Keberhasilan Tim Evakuasi WNI dari Afghanistan
Ilusrasi kedatangan 26 WNI yang dievakuasi dari Afghanistan. (antara)

WJtoday, Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi kinerja Tim Evakuasi Indonesia yang berhasil mengevakuasi 26 warga negara Indonesia (WNI) di Afghanistan.

“Keberhasilan evakuasi tersebut menandakan bahwa pemerintah Indonesia sangat serius dalam mengamankan dan menyelamatkan setiap nyawa WNI,” kata Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo, dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan di Jakarta, Minggu (22/8/2021).

Tim Evakuasi Indonesia terdiri dari Kementerian Luar Negeri, TNI Angkatan Udara, Badan Intelijen Negara (BIN), serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kabul.

Selain mengevakuasi 26 WNI, lima warga negara Filipina dan dua warga negara Afghanistan, yang masing-masing suami dari WNI dan staf lokal KBRI di Kabul, juga berhasil dievakuasi oleh pemerintah Indonesia.

Menurut Bamsoet, keberhasilan Tim Evakuasi Indonesia dalam menyelamatkan warga Filipina atas permintaan pemerintah Filipina merupakan bentuk gotong royong antar negara yang ditunjukkan oleh pemerintah Indonesia.

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, walaupun proses evakuasi dihadapkan dengan berbagai rintangan, seperti proses perizinan pendaratan pesawat yang tidak mudah karena bandara Kabul berada di bawah pengelolaan NATO, Tim Evakuasi Indonesia tetap bekerja keras dan tidak pantang menyerah hingga akhirnya berhasil mengevakuasi para WNI.

Bahkan, Kementerian Luar Negeri Indonesia harus berkomunikasi dengan berbagai pihak seperti pejabat NATO, Amerika Serikat, Turki, Norwegia, dan Belanda.

"Karena kondisi di Afghanistan belum terlalu kondusif, Tim Evakuasi Indonesia memutuskan menggunakan pesawat militer TNI-AU, tidak menggunakan pesawat komersial," tutur Bamsoet menjelaskan.

Adapun rute yang ditempuh oleh pesawat militer TNI-AU adalah Jakarta, Aceh, Kolombo, Karachi, Islamabad, hingga kemudian tiba di Kabul pada tanggal 20 Agustus 2021, pukul 05.17 dini hari waktu setempat.

Dia pun berharap agar situasi di Afganistan bisa segera kondusif, sehingga turut membantu mewujudkan perdamaian dunia.  ***