MayDay 2021

Kembalikan Kesejahteraan Buruh ke Level yang Pantas

Kembalikan Kesejahteraan Buruh ke Level yang Pantas
Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Jabar Buky Wibawa. (pam)

WJtoday, Bandung -  BURUH adalah komponen besar yang penting dalam keberlangsungan kehidupan bangsa namun sulit terbantahkan, mereka tersisihkan dan dianggap sebagai objek penderita dan diperlakukan semakin jauh dari proporsinya sedangkan kesejahteraan buruh akan berdampak terhadap produktivitas kinerja para buruh di lingkungan kerja yang aman dan sehat. 

Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Buky Wibawa mengatakan, pada peringatan hari buruh Internasional (May Day), pihaknya mengetahui betul perasaan para buruh. 

Oleh karena itu dirinya meminta para buruh agar tetap sejalan dengan kebijakan yang dibuat Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pihaknya akan selalu mewakili aspirasi para buruh. 

“Kami dari DPRD mengenal bagaimana kebutuhan dari pada buruh, mengenal bagaimana perasaan para buruh di momentum 1 Mei ini kami ingin sampaikan bahwa buruh harus tetap kompak bahwa sejatinya pemprov tetap bersama buruh dan kami adalah wakil dari pada buruh," kata Buky di Bandung, Sabtu (1/5/2021). 

Dia menekankan, agar Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar selalu memprioritaskan kesejahteraan para buruh dan mengajak pada seluruh pekerja untuk memperjuangkan nasib para buruh terlebih setelah adanya undang-undang cipta kerja. 

“Kami mendorong dimana sebentar lagi ada pembahasan RAPD untuk tahun 2022 mohon kepada pemrpov untuk memprioritaskan kepada buruh terutama yang terkena PHK agar bagaimana kesejahteraan mereka kembali ke level yang pantas," sebut Legislator dari Fraksi Gerindra ini.

Pihaknya juga berharap adanya harmonisasi antara pemerintah, perusahaan dan kaum buruh, agar terciptanya kondisi yang saling menguntungkan sehingga nasib buruh di Jawa Barat sejahtera dan dia menambahkan jika sejatinya peran buruh adalah pasokan industri di Indonesia. 

“Saya mengajak kepada teman-teman semuanya berpikir bahwa ini ada kebijakan nasional tetapi untuk Jawa Barat penentunya adalah Gubernur dan Wakil Gubernur, artinya kita harus membuat buruh Jabar ini tetap guyuh tidak terlepas dari standar kesejahteraan yang sudah ada." pungkasnya.  ***