Keberagaman Indonesia Kerap Diuji Intoleransi dan Pemaksaan Kehendak

Keberagaman Indonesia Kerap Diuji Intoleransi dan Pemaksaan Kehendak
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. (setkab ri)

WJtoday, Semarang - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan keberagaman Bangsa Indonesia kerap kali diuji dengan intoleransi dan pemaksaan kehendak.

"Keberagaman yang seharusnya menjadi kekayaan dan kekuatan kira sebagai bangsa, kerap kali diuji dengan intoleransi dan pemaksaan kehendak," kata Mahfud saat membuka Festival HAM 2021 secara daring yang dipantau di Semarang, Rabu (17/11/2021).

Mahfud menegaskan, menjadi tugas dan tanggung jawab bersama untuk menjawab tantangan tersebut dengan satu tekad bahwa bangsa ini harus bersatu dan saling menghargai pluralisme untuk selanjutnya bergerak bersama mencapai tujuan nasional.

Selain itu dia menuturkan orientasi pembangunan kita juga harus berakselerasi, tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga pembangunan ekonomi yang infklusif, maupun aspek nonekonomi yang berkelanjutan, seperti pendidikan dan kesehatan.

Baca juga: Ketum Partai Dakwah Ditangkap, Advokasi Bela Ulama Desak Densus 88 Dibubarkan

"Hal itu sebagai bentuk tanggung jawab negara terhadap kelompok rentan dan minoritas," sebut Mahfud.

Tak mengelak, Mahfud mengakui masih banyak masalah dalam upaya mewujudkan hak asasi manusia di Indonesia.

"Oleh karena itu mari kita perbaiki bersama, kita harus memandang ke depan," ujarnya.

Dalam Festival HAM 2021 yang digelar di Kota Semarang pada 16 hingga 19 November 2021, ia mengharapkan dapat diperoleh rekomandasi yang komprehensif dan implementatif terkait dengan praktik pemenuhan dan penegakan hak asasi manusia di tingkat daerah serta penyelenggaraan pemerintah daerah yang lebih berprespektif HAM.  ***