Kasus Penembakan Ustaz Alex di Tangerang, Polisi Periksa 12 Saksi

Kasus Penembakan Ustaz Alex di Tangerang, Polisi Periksa 12 Saksi
TKP Penembakan Ustaz Alex./Twitter

WJtoday, Jakarta - Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menuturkan pihaknya sudah memeriksa 12 saksi terkait kasus penembakan yang menewaskan Ketua Majelis Taklim, ustaz bernama Marwan alias Alex di Kunciran, Pinang, Tangerang, Sabtu, 18 September 2021.

Selain itu, untuk mendalami kasus penembakan tersebut, pihaknya juga memeriksa alat bukti berupa rekaman CCTV.

"Ada 12 saksi yang diperiksa dan sudah dilakukan juga pemeriksaan salah satunya menganalisa CCTV. Karena memang saat kejadian tidak ada yang melihat secara langsung," kata Yusri dalam keterangannya, Sabtu (25/9/2021).

Baca Juga : Tak Ada Saksi Mata, Polda Metro Kesulitan Identifikasi Penembak Ustaz Alex di Tangerang

Meskipun tidak ada saksi mata saat penembakan yang menewaskan Ketua Majelis Taklim, ustaz Alex, menurut dia pihaknya tetap mendalami keterangan. Misalnya dari pihak keluarga sampai mereka yang mendengar suara tembakan.

"Termasuk meminta keterangan dari yang mendengar suara tembakan itu dan yang melihat korban tergeletak. Baik itu istrinya, tetangga di depan rumah atau keponakan," ucapnya.

Ustaz Alex ditembak di Jalan Gempol, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang Sabtu, 19 September 2021, sekitar pukul 18.30.

Ustaz Alex yang juga ahli pengobatan alternatif itu meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Saat di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan satu buah proyektil. Polisi pun melibatkan tim dari Laboratorium Forensik guna mengetahui jenis senjata yang digunakan pelaku dalam kasus penembakan itu.

"Itu sedang dianalisis oleh tim Labfor untuk mengetahui jenis senjata apa yang digunakan pelaku," ujarnya.***