Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Yosef Kembali Diperiksa 8 Jam

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Yosef Kembali Diperiksa 8 Jam
Satreskrim Polres Subang kembali memeriksa Yosef Hidayah.

WJtoday, Subang - Satreskrim Polres Subang kembali memeriksa Yosef Hidayah, suami dan ayah ayah dari korban pembunuhan  Tuti Suhartini (55)-Amelia Mustika Ratu (23) Kamis (21/10/2021). 

Dalam pemeriksaan yang ke 14 kalinya itu, Yosef diperiksa selama 8 jam, sejak Kamis (21/8/2021) sore hingga menjelang dini hari. Yosef dicecar dengan 15 hingga 20 pertanyaan seputar aktivitasnya pada saat sebelum dan setelah terbunuhnya Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Kampung Jalan Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang pada 18 Agustus 2021 lalu.

Menurut kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat mengatakan, pemeriksaan kali ini hanya mengulang pemeriksaan sebelumnya. Namun pemeriksaan kali ini lebih detil. Bahkan alibi kliennya kini lebih kuat karena ada saksi lain yang melihat mendengar dan menyaksikan ketika Yosef berangkat dari rumah korban dan pulang kembali.

"Tadi kita banyak ngobrol atau diskusi dengan penyidik. Pemeriksaan ini sebatas melengkapi secara detail atas pertanyaan-pertanyaan sebelumnya. Pertanyaan secara detail pada tanggal 17 Agustus malam dan 18 Agustus pagi," kata Rohman

Alibi kliennya semakin kuat karena kepergian Yosef dari rumah pada malam sebelum istri dan anaknya meninggal ada yang menyaksikan. Begitu pula saat paginya ketika akan berangkat ke Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak juga ada saksi. "Sebelum Pak Yosef pergi dari rumah, Amel dan Tuti berada di luar rumah. Ketika itu Pak Yosef masih berada di dalam rumah dan ngobrol dengan saksi D. Ketika sedang ngobrol mendapat telepon dari Bu Mimin dan mereka pun pergi dari rumah. Bahkan Pak Yosef sempat menutup portal rumahnya," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, Tuti Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu (23) tewas di dalam bagasi mobil Alphard yang diparkir di garasi rumah mereka yang berada di Subang, Jawa Barat, Rabu (18/8/2021).

Yosef, suami Tuti, mengatakan, pada Rabu pagi dia pulang ke rumah setelah Selasa malam pergi ke rumah istri muda. Saat tiba, Yosef mendapati rumahnya berantakan. Dia juga tak menemukan istri dan anaknya.

Merasa ada kejanggalan, Yosef melapor ke Polsek Jalan Cagak. Bersama anggota polisi, Yosef kemudian menemukan istri dan anaknya sudah tak bernyawa di dalam bagasi mobil mereka.

Hasil autopsi menunjukkan bahwa Tuti dan Amalia tewas dengan luka berat di kepala diduga akibat serangan benda tumpul. Tuti juga mengalami robek di bibir.

Polisi menemukan papan pencuci baju dengan noda darah yang diduga sebagai alat memukul kedua korban.

Polisi telah berulang kali memeriksa Yosef dan istri mudanya.

Polisi telah memeriksa lebih dari 50 saksi bahkan mengautopsi korban dua kali.Namun, hingga kini belum ada tersangka terkait kasus tersebut.***