Kasus Korupsi Pembalakan Hutan, Adelin Lis Serahkan Denda Rp1 Miliar

Kasus Korupsi Pembalakan Hutan, Adelin Lis Serahkan Denda Rp1 Miliar
Terpidana Adelin Lis.( Antara)

WJtoday, Medan  - Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, Sumatera Utara, menerima pembayaran denda sebesar Rp1 miliar perkara tindak pidana korupsi serta tindak pidana pembalakan hutan dari terpidana Adelin Lis.

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Sumanggar Siagian penerimaan uang denda dan pengganti dalam kasus korupsi yang merugikan keuangan negara itu, di bertempat di Kejari Medan, Kamis, 15 Juli. 

Penyerahan denda dan uang pengganti itu diwakili oleh Kendrik Ali, anak dari terpidana Adelin Lis dan diterima langsung oleh Kasi Pidsus Kejari Medan Agus Kelana Putra.

"Penyerahan pembayaran denda itu, yakni uang tunai Rp1 miliar dan satu buah sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 302, lokasi di Jalan Hang Jebat, Kelurahan Madras Hulu seluas 769 M2 atas nama terpidana Adelin Lis," ujar Sumanggar, Jumat, 16 Juli. 

Sebelumnya, berdasarkan putusan kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum, Adelin Lis diputus bersalah pada tanggal 31 Juli 2008 dan dihukum dengan pidana antara lain, pidana penjara selama 10 tahun, denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan, uang pengganti Rp119,8 miliar, dan 2.938.556,24 dolar AS.

Adelin Lis berhasil dipulangkan dari Singapura setelah menjadi buronan selama 10 tahun lebih. Adelin Lis sempat menjadi buronan sejak 2008 silam. Dia melarikan diri setelah divonis. Ini adalah pelarian kedua Adeline setelah pada 2006 sempat melarikan diri ke China.

Adelin ditangkap di Singapura karena pemalsuan paspor atas nama Hendro Leonardi. Ia kemudian dideportasi dari Singapura. Dia akhirnya dibawa ke Indonesia dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 837 pada Sabtu (19/6/21). ***