Kasus Covid-19 Kian Melandai, Pemerintah Siapkan Peta Jalan Transisi Pandemi Menuju Endemi

Kasus Covid-19 Kian Melandai, Pemerintah Siapkan Peta Jalan Transisi Pandemi Menuju Endemi
ilustrasi./twitter

WJtoday, Jakarta - Pandemi covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari setahun mulai menunjukan perubahan positif. Akhir-akhir ini kasus penyebaran virus kian melandai dan berbagai kebijakan pembatasan mulai dilonggarkan. 

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial, Kemenko PMK, Andi Megantara mengungkapkan bahwa seiring dengan melandainya penyebaran covid-19 pemerintah mulai menyusun peta jalan transisi menuju endemi. Hal itu berkaitan dengan penerapan kebijakan yang harus dilakukan di masa endemi untuk mengurangi dampak sosial dan ekonomi. 

"Hasil asesmen pada level kabupaten/ kota menunjukan kinerja baik. Dengan fakta bahwa covid-19 melandai saat ini pemerintah sudah mulai menyusun peta jalan transisi dari masa pandemi covid-19 menuju endemi," ujarnya dalam Rakornas Pendataan Anak Yatim, Piatu dan Yatim Piatu, Minggu (10/10/2021). 

Dijelaskannya, Sebagaimana diketahui bersama bahwa pandemi adalah wabah penyakti yang terjadi serempak di mana-mana dan menjangkau wilayah yang luas. Dengan kata lain pandemi sudah menjadi masalah bagi seluruh warga dunia. 

Pandemi menjadi salah satu tertinggi dalam penyebaran penyakit. Tolok ukur penyakit tersebut sebagai pandemi adalah apabila telah menyebar ke berbagai negara, ke hampir seluruh dunia seperti covid-19. 

"Sementara itu endemi adalah penyakit yang muncul dan menjadi karakteristik di wilayah tertentu misalnya penyakit malaria di Papua. Penyakit yang selalu ada di daerah tersebut namun dengan frekuensi jumlah kasus yang rendah," terangnya. 

Endemi akan menjadi status penyebaran penyakit yang paling dasar atau paling rendah. Status itu menunjukan jika penyakit akan tetap ada meski terjadi di sekelompok masyarakat saja. 

Untuk bisa masuk transisi pandemi ke endemi ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Syarat tersebut, yakni fatality rate lebih kurang 2% secara rata-rara global, kasus aktif di bawah 100 ribu, positivity rate di bawah 5%, kasus baru di bawah 5 ribu dan BOR rumah sakit di bawah 40%. 

"Saat ini pemerintah sedang menyiapkan strategi menghadapi endemi bila virus korona dapat tertahan dalam jangka waktu lama di Indonesia. Artinya nanti akan menjadi wabah yang sporadis di tempat-tempat tertentu seperti flu atau pun demam berdarah," jelasnya. 

Meski demikian, transisi ke masa endemi tidak berarti protokol kesehatan akan diabaikan. Pemerintah tetap menekankan pentingnya mematuhi 3M dan terus menjankan 3T, hingga akselerasi vaksinsi. 

Masyarakat perlu diedukasi bahwa hidup akan terus bersampingan bersama virus. Akan tetapi tentu saja dampaknya bisa dikurangi atau dikendalikan. ***