Jose Mourinho Dipecat Tottenham Hotspur

Jose Mourinho Dipecat Tottenham Hotspur
Jose Mourinho  dipecat Tottenham Hotspur

Westjava today - Jose Mourinho  dipecat Tottenham Hotspur  setelah 17 bulan bertugas. Pelatih asal Portugal itu menggantikan Mauricio Pochettino sebagai manajer Spurs pada November 2019 dan membawa klub tersebut ke urutan keenam di Liga Premier musim lalu.

Pemecatan Jose Mourinho di tengah kabar adanya Liga Super Eropa. Ada 12 klub yang sudah menyatakan bergabung, salah satunya adalah Tottenham Hotspur.

Staf pelatih Mourinho di Joao Sacramento, Nuno Santos, Carlos Lalin dan Giovanni Cerra juga telah dipecat.

"Jose dan staf pelatihnya telah bersama kami melalui beberapa masa paling menantang kami sebagai klub," kata ketua Tottenham Daniel Levy. "Jose adalah seorang profesional sejati yang menunjukkan ketahanan luar biasa selama pandemi.

"Secara pribadi saya menikmati bekerja dengannya dan menyesal bahwa banyak hal tidak berjalan seperti yang kami berdua bayangkan.

"Dia akan selalu diterima di sini dan kami ingin berterima kasih padanya dan staf pelatihnya atas kontribusinya."

Musim ini, Mourinho - yang sebelumnya melatih Manchester United, Chelsea, Real Madrid, Inter Milan dan Porto - menderita 10 kekalahan liga dalam satu musim untuk pertama kalinya dalam karir manajerialnya.

Pelatih asal Portugal itu dipecat setelah hasil imbang 2-2 yang diraih Spurs di markas Everton dalam lanjutan Liga Inggris pada Sabtu lalu.

Saat ini, Spurs berada di urutan ketujuh klasemen dengan koleksi 50 poin dari 32 laga yang sudah dijalani. Mereka terpaut lima poin dari tim peringkat keempat, West Ham United, dan tertinggal 24 poin dari pimpinan klasemen, Manchester City.

Mantan gelandang Tottenham, Ryan Mason, dan mantan bos Charlton dan Huddersfield, Chris Powell ditunjuk sebagai penanggung jawab sementara seusai pemecatan Mourinho.

Jose Mourinho diangkat sebagai pelatih Tottenham pada November 2019 lalu, sehari setelah pemecatan Mauricio Pochettino. Mantan pelatih Chelsea itu sebelumnya berhasil membawa Spurs finis di urutan keenam Liga Inggris musim lalu, tetapi gaya sepak bola yang dimainkannya membuatnya banyak mendapatkan kritik dari penggemar.***(goy)