Jokowi Revisi Aturan BBM, Ini Penjelasan Soal Harga Bensin hingga Solar

Jokowi Revisi Aturan BBM, Ini Penjelasan Soal Harga Bensin hingga Solar
Ilustrasi BBM (istck)

WJtoday, Jakarta  - Presiden Joko Widodo (Jokowi) merevisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 69 Tahun 2021 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM). Aturan tersebut sekaligus mengubah Perpres Nomor 191 Tahun 2014 yang mengatur ketentuan serupa.

Sejumlah peraturan yang diubah dalam Perpres ini antara lain terkait penugasan penyediaan dan pendistribusian jenis BBM tertentu yakni jenis solar (gas oil) dan minyak tanah (kerosene) maupun BBM khusus penugasan berupa bensin nilai oktan (Research Octane Number/ RON) 88 seperti Premium kepada Badan Usaha, ketentuan harga jual eceran jenis BBM tertentu dan BBM khusus penugasan, serta pemberian subsidi dari pemerintah.

Pada pasal 14 Perpres tersebut diubah sehingga ketentuannya adalah Menteri menetapkan harga jual eceran jenis BBM tertentu dan jenis BBM khusus penugasan.

Selain itu, harga jual jenis BBM berupa minyak tanah (koresene) di titik serah, untuk setiap liter merupakan nominal tetap yang sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

"Jenis BBM tertentu untuk minyak tanah untuk setiap liter diberikan subsidi," tulis poin 3 dalam pasal 14 regasi tersebut, dikutip Minggu, (22/8/2021).

Untuk harga jual eceran minyak solar (gas oil) di titik serah untuk setiap liter dihitung dengan formula yang terdiri atas harga dasar ditambah PPN dikurangi subsidi, dan ditambah Pajak Baham Bakar Kendaraan Bermotor.

Sedangkan, harga jual eceran BBM khusus penugasan dihitung dengam formula yang terdiri atas harga dasar ditambah biaya tambahan pendistribusian di wilaya penugasan, serta ditambah PPN dan Pajak Baham Bakar Kendaraan Bermotor.

"Menteri menetapkan besaran Pajak Baham Bakar Kendaraan Bermotor untuk perhitungan harga jual eceran untuk minyal solar dan BBM khusus penugasan," lanjut poin 6 dalam pasal 14.

PT Pertamina (Persero) selaku BUMN yang ditugaskan pemerintah untuk melakukan distribusi BBM sudah melakukan penyesuaian harga BBM umum sejak April 2021 lalu. Langkah itu untuk mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum, Jenis Bensin dan Minyak Solar.***