Jokowi Longgarkan Aturan PPKM, Tempat Ibadah, Mal dan Restauran Boleh Dibuka

Jokowi Longgarkan Aturan PPKM, Tempat Ibadah, Mal dan Restauran  Boleh Dibuka
Mural vaksin covid (istck)

Wjtoday, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengumumkan tempat ibadah, restoran, dan pusat perbelanjaan mulai 24 Agustus 2021 diperbolehkan dibuka setelah menurunkan status level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali.

Presiden mengungkapkan keputusan tersebut diambil setelah melihat adanya perbaikan beberapa indikator terkait kondisi Covid-19 nasional. 

"Pemerintah akan mempertimbangkan untuk melakukan penyesuaian secara bertahap atas beberapa pembatasan kegiatan masyarakat," papar Presiden dalam konferensi pers virtual pada Senin (23/8/2021).

Di antaranya adalah tempat ibadah diperbolehkan dibuka untuk kegiatan ibadah maksimal 25 persen kapasitas atau maksimal 30 orang," 

Adapun restoran diperbolehkan makan di tempat maksimal kapasitas 25 persen dan dua orang per meja. Pembatasan jam operasional bagi restoran berlaku hingga pukul 20.00.

Pusat perbelanjaan dan mal diperbolehkan buka sampai pukul 20.00 dengan maksimal kapasitas 50 persen. Adapun pemberlakuan protokol kesehatan secara ketat akan diatur oleh pemerintah daerah masing-masing.

Sementara itu, industri yang berorientasi ekspor dan penunjangnya dapat beroperasi 100 persen. "Namun jika menjadi klaster baru Covid-19 maka akan ditutup selama 5 hari," terangnya.

“Penyesuaian atas pembatasan kegiatan masyarakat ini dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat dan menggunakan aplikasi peduli lindungi sebagai syarat masuk,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menetapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali akan diperpanjang mulai 24 hingga 30 Agustus 2021. Ada beberapa daerah yang sudah bisa diturunkan PPKM level 4 menjadi level 3.***