Jokowi Akan Perpanjang PPKM Darurat, Luhut Bilang Kelamaan Bikin Mati

Jokowi Akan Perpanjang PPKM Darurat, Luhut Bilang Kelamaan Bikin Mati
Presiden Jokowi akan perpanjang PPKM Darurat hingga akhir Juli 2021

WJToday,Jakarta,- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah terus mencermati dampak kebijakan PPKM Darurat ke ekonomi nasional. Termasuk pertimbangan terkait untuk perpanjang atau tidak kebijakan tersebut. 

Koordinator PPKM Darurat itu mengakui, semakin lama kebijakan ini berlanjut tentu akan menganggu perekonomian. Oleh sebab itu, Luhut memastikan pemerintah sangat berhati-hati dan memperhitungkan dampak dari kebijakan PPKM Darurat. 

"Jadi kami amati betul masalah ekonomi ini, jangan sampai kelamaan juga, malah buat mati (ekonomi). Kami sangat hati-hati melihat pertumbuhan ekonomi dan kami hitung sampai kapan kira-kira kami akan melakukan ini (PPKM Darurat)," jelas Luhut dalam konferensi pers, Kamis (15/7/2021)

Pernyataan Luhut yang disampaikan dalam konferensi pers, Kamis (15/7/2021) kemarin seolah menyiratkan pemerintah tidak akan memperpanjang PPKM Darurat.

Desakan untuk tidak memperpanjang PPKM darurat, belakangan memang nyaring disuarakan berbagai kalangan. Alasan matinya ekonomi rakyat menjadi penyebab utama.

Seperti berlawanan dengan pernyataan Luhut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengabarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat akan diperpanjang hingga akhir Juli.

Muhadjir menerangkan perpanjangan PPKM Darurat untuk menekan penularan virus corona (Covid-19) itu sudah diputuskan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Kabinet Terbatas (Ratas).

"Tadi rapat kabinet terbatas yang saya ikuti waktu saya di Sukoharjo sudah diputuskan oleh Bapak Presiden, dilanjutkan sampai akhir Juli, sampai akhir Juli PPKM ini," kata Muhadjir di Hotel University Club (UC) UGM, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (16/7/2021).

Dalam rapat itu pula, kata Muhadjir, Jokowi menyampaikan kepada peserta rapat bahwa perpanjangan masa PPKM darurat ini penuh konsekuensi. Mulai dari upaya untuk terus menyeimbangkan disiplin warga akan protokol pencegahan penularan Covid-19, standar PPKM, serta pemenuhan bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak.

"Karena itu bantuan sosial tidak mungkin ditanggung negara sendiri, oleh pemerintah," ujarnya.

Ia berharap inisiatif masyarakat untuk saling bantu tetap terjaga. Termasuk mengharap adanya dukungan dari berbagai pihak seperti institusi pendidikan dan lain sebagainya.

"Saya mohon juga ada gerakan untuk membantu mereka-mereka yang kurang beruntung akibat kebijakan PPKM ini. Untuk saling membanu, saling bergandeng tangan, saling menguliurkan tangan," harapnya. ***