Inggris Tarik Telur cokelat Kinder Surprise atas Kekhawatiran Salmonella

Inggris Tarik Telur cokelat Kinder Surprise atas Kekhawatiran Salmonella
Telur cokelat Kinder Surprise ditarik karena ketakutan akan salmonella setelah 63 orang kebanyakan anak kecil jatuh sakit dalam wabah di Inggris (ist)

WJtoday, Jakarta - Jajanan telur cokelat Kinder Surprise telah ditarik dari Inggris oleh perusahaan Ferrero dua pekan sebelum Paskah karena kemungkinan penganan ini berhubungan dengan puluhan kasus salmonella yang dilaporkan di sana.

Merek jajanan ini punya bentuk seperti telur, berisi cokelat dan mainan kecil di dalamnya.

"Kami secara sukarela menarik sejumlah Kinder Surprise sebagai langkah pencegahan, karena kami telah mengetahui kemungkinan hubungan dengan sejumlah kasus salmonella yang dilaporkan," tertulis dalam pemberitahuan penarikan Kinder, dikutip dari DailyMail pada Selasa (5/4/22) .

Ferrero mengatakan cokelat yang terdampak dibuat di Belgia, dan penarikan itu mungkin bisa diperluas ke negara-negara lain.

Penarikan ini terjadi menjelang Paskah di mana banyak warga Inggris merayakannya dengan membeli dan memakan telur cokelat.

Badan Standar Makanan menyarankan konsumen untuk tidak makan telur Kinder Surprise dengan tanggal terbaik antara 11 Juli 2022 dan 7 Oktober 2022 setelah penyelidik menemukan hubungan antara makanan anak-anak yang populer dan kasus keracunan salmonella yang dilaporkan di seluruh Inggris.     

Setidaknya ada 63 kasus penyakit terkait dengan produk telah diidentifikasi, tidak ada kematian yang dilaporkan di Inggris, tetapi sekitar 77 persen kasus melibatkan anak-anak berusia lima tahun ke bawah kata Badan Keamanan Kesehatan (FSA) Inggris.

"Kami tahu bahwa produk ini populer di kalangan anak kecil, terutama menjelang Paskah, jadi kami akan mendesak orang tua dan wali untuk memeriksa apakah ada produk di rumah mereka yang terdampak penarikan ini," kata Kepala Insiden FSA Tina Potter.

Salmonella adalah penyakit bakteri yang menginfeksi usus dan dapat menyebabkan gastroenteritis. Gejala termasuk diare, kram perut dan kadang-kadang muntah dan demam. 

Dibutuhkan rata-rata antara 12 dan 72 jam untuk gejala berkembang setelah menelan salmonella dosis menular. Gejala biasanya berlangsung selama empat sampai tujuh hari dan kebanyakan orang sembuh tanpa pengobatan. 

Tetapi jika sakit parah, mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit karena dehidrasi yang disebabkan oleh penyakit tersebut dapat mengancam jiwa.***