Informasi Data Ratusan Ribu Pelamar Kerja Milik Pertamina Bocor di Forum Hacker

Informasi Data Ratusan Ribu Pelamar Kerja Milik Pertamina Bocor di Forum Hacker
Ilustrasi data milik anak perusahaan Pertamina bocor. (iStock)

WJtoday, Jakarta - Kebocoran data pribadi yang dialami oleh instansi publik kembali muncul di awal tahun 2022.

Setelah dugaan kebocoran data pasien Covid‐19 milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kini Informasi data pribadi pelamar kerja di PT Pertamina Training & Consulting (PTC) dibocorkan di forum jual beli data.

PTC ialah anak perusahaan minyak negara, Pertamina, yang bergerak di bidang pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan, konsultasi, dan manajemen.

Pembocor data ialah akun “Astarte” yang sebelumnya juga mengklaim telah membobol server terpusat Kementerian Kesehatan RI dan mengambil 720 gigabita (GB) dokumen dan 6 juta basis data pasien WNI.

Data sebanyak 163 ribu diduga milik pelamar kerja di PT Pertamina Training & Consulting bocor dan dibagikan secara gratis di raid forum, Selasa (11/1).

Pembocor membagikan data itu dalam 12 tautan berisi data diri pelamar yang diunduh secara cuma-cuma. Dia juga menampilkan sampel data pelamar yang disebut berasal dari situs resmi anak perusahaan Pertamina itu.

Dalam unggahannya juga dilampirkan foto yang diklaim sebagai isi data ratusan ribu file yang bocor. Data itu masuk dalam file yang berbentuk JPEG, dan dokumen PDF.

Selain itu terdapat nama lengkap, alamat, tempat dan tanggal lahir, agama, nomor ponsel hingga gelar secara rici.

Dalam postingan halaman utama Astarte juga merinci data yang meliputi Kartu tanda Penduduk (KTP), Kartu keluarga (KK), ijazah, transkrip akademik dan kartu BPJS, CV, Surat Izin Mengemudi.

Data pelamar kerja itu diunggah pada Sabtu (8 Januari 2021). Ukuran datanya mencapai 60 GB. Di forum tersebut, ia mengunggah dengan titel “163k Indonesian documents KYC”.

Astarte sempat menaruh tautan untuk mengunduh seluruh data tersebut secara gratis. Namun, saat ini tautan yang mengarah ke aplikasi berbagi file, Gofiles, sudah dihapus.***