Hilman Latief Anak Mantan Ketum PERSIS Jadi Dirjen Haji dan Umroh

Hilman Latief Anak Mantan Ketum PERSIS Jadi Dirjen Haji dan Umroh
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) melantik Prof Hilman Latief, M.A., Ph.D menjadi Dirjen Haji dan Umroh (Istimewa)

WJtoday, Jakarta – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut)  melantik Prof Hilman Latief, M.A., Ph.D menjadi Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Prof Hilman lolos dalam Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Kementerian Agama tahun 2021 yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo.

Hilman Latief adalah Ketua Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadaqah Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LazisMu). Sosok intelektual berkemajuan ini adalah pakar kajian filantropi antaragama dengan gelar Ph.D dari Utrecht University, Belanda.

Hilman bukan cuma memahami kajian konsep filantropi Islam tapi juga Kristen, Hindu, dan Buddha. Konsep ini memiki kedekatan dengan visi Kemenag, menjadi payung semua agama.

Hilman ternyata juga seorang santri. Ia merupakan putera dari mantan Ketua Umum Persatuan Islam (PERSIS), Prof. Dr. H. M. Abdurrahman (Maman) yang terpilih kembali menjadi Ketua Umum Persis di Pesantren Benda, Tasikmalaya, Jawa Barat (2010-2015). Sebelumnya, Maman memimpin Persis setelah Ketua Umum periode sebelumnya, Shiddiq Amien meninggal dunia.

Hilman pernah nyantri di Pondok Pesantren Darul Arqam Garut, Jawa Barat. Dari pesantren Muhammadiyah ini ia mengenal Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan aktif hingga di Pimpinan Pusat sambil kuliah S1 di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Hilman berhasil menempuh S2 dua kali: yakni di bidang Kajian Lintas Agama dan Budaya di Universitas Gadjah Mada dan di Western Michigan University, Amerika.

Kapakarannya di bidang filantropi Islam semakin kokoh saat ia dikukuhkan sebagai profesor, Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Selain itu, ia juga memahami Ekonomi Islam, ia adalah Chairman of ADESY (Asosiasi Dosen Ekonomi Syariah/Islamic Economic Lecture Association), dan menjadi Anggota DPP IAEI (Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia).

Hilman memiliki pengalaman manajerial dan kepemimpinan yang menjadi pertimbangan kenapa ia dipilih presiden dan dilantik Gus Menteri Yaqut jadi Dirjen Haji. Ia juga banyak prestasi, salah satunya LazisMu yang ditanganinya dianugerahi Baznas Award pada 2018 dan 2020.

Pengalaman kepemimpinan dan manajerial Hilman menjadi modal berharga untuk melakukan reformasi tata kelola penyelenggaraan Haji dan Umroh di Kemenag RI. Terutama pengelolahan dana haji dan umroh.***