Hasto sebut PDIP Tegas Tolak Koalisi, ini Reaksi Partai Demokrat dan PKS

Hasto sebut PDIP Tegas Tolak Koalisi, ini Reaksi  Partai Demokrat dan PKS

Wjtoday, Jakarta  - Pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPIP) Hasto Kristiyanto memicu reaksi internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat.

Pernyataan tersebut terkait ketegasan PDIP untuk tolak berkoalisi dengan partai yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Juga PKS

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menghargai pernyataan Hasto. Justru, kata dia pernyataan itu menambah militansi kader PKS dalam menghadapi Pemilu 2024.

"Hak semua partai memilih koalisi dengan partai yang sehaluan. Jadi pernyataan mas Hasto sah-sah saja. Buat @PKSejahtera pernyataan Mas Hasto malah bagus. Kader PKS akan terpacu adrenalinnya untuk memberikan yang terbaik," ujar Mardani dikutip dari akun Twitter @MardaniAliSera, Sabtu (29/5/2021).

Sementara itu Politikus Demokrat Rachland Nashidik menyampaikan, partainya juga enggan untuk berkoalisi dengan PDIP. Bahkan, dia menyinggung kasus korupsi dana bantuan sosial (bansos) penanggulangan dampak pandemi Covid-19 yang menjerat mantan Menteri Sosial (Mensos) dari PDIP Juliari Batubara.

"Saya tidak tahu apa keputusan DPP PD. Tapi pendapat saya mirip dengan Hasto. Bukan tak mungkin, tapi menurut saya, sulit bagi Demokrat berkoalisi dengan partai kasus bansos Masiku," ujar Rachlan dikutip dari akun Twitter @RachlandNashidik, Sabtu (29/5/2021).

Sebelumnya, Hasto menegaskan tidak akan membuka peluang berkoalisi dengan dua partai politik (parpol), yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat dalam kontestasi Pilpres 2024.

Hasto menuturkan, DNA Demokrat berbeda jauh dengan PDIP. "Kami berbeda dengan Partai Demokrat. Ini tegas-tegas saja, supaya tidak ada juru nikah yang ingin mepertemukan tersebut karena beda karakternya, nature-nya," kata Hasto dalam diskusi bertajuk, Membaca Dinamika Partai dan Soliditas Koalisi Menuju 2024 yang digelar secara daring, Jumat (28/5/2021).

Hasto juga sempat menyampaikan, PDIP memiliki ideologi dan basis massa yang berbeda dengan PKS. "PDIP berbeda dengan PKS karena basis ideologinya berbeda, sehingga sangat sulit untuk melakukan koalisi dengan PKS. Itu saya tegaskan sejak awal," ucapnya.***