Haornas 2021: Olahraga Jadi Prioritas Pemerintah untuk Wujudkan Indonesia Maju

Haornas 2021: Olahraga Jadi Prioritas Pemerintah untuk Wujudkan Indonesia Maju
Ilustrasi (youtube)

WJtoday, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menegaskan bahwa melalui desain besar olahraga nasional pemerintah berkomitmen untuk menjadikan pengembangan olahraga nasional sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan Indonesia maju. 

Hal tersebut disampaikan Seskab dalam pernyataannya menyambut Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tahun 2021, yang jatuh pada hari ini, Kamis (9/9/2021).

 “Dalam peringatan Hari Olahraga Nasional dengan tema “Desain Besar Olahraga Nasional Menuju Indonesia Maju”, pemerintah secara sungguh-sungguh meletakkan olahraga menjadi prioritas sebagai bagian untuk kemajuan bangsa,” ujar Pramono.

Pramono menilai, budaya berolahraga merupakan cerminan dari masyarakat yang sehat dan masyarakat yang sehat akan berkontribusi untuk pembangunan bangsa. 

“Olahraga yang membudaya akan menjadi gaya hidup keseharian dalam masyarakat, yang menciptakan masyarakat yang sehat, pikiran yang jernih, hati yang tenang, hidup yang bahagia,” ujarnya. 

Dia pun meyakini bahwa saat ini bangsa Indonesia telah berada di jalur yang benar untuk menuju masyarakat yang sehat. 

Hal itu tercermin dalam prestasi membanggakan yang ditorehkan oleh para atlet Indonesia di ajang olahraga internasional Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020.

“Prestasi membanggakan yang ditunjukkan para atlet kita  ini menunjukkan bahwa cerminan prestasi olahraga kita sekarang ini mengalami perbaikan,” ujarnya. 

Pada momen Haornas ini, Seskab Pramono Anung juga berpesan agar masyarakat tetap giat berolahraga, baik di dalam maupun di luar ruangan, meskipun di tengah pandemi saat ini. 

Ia juga menekankan agar masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dalam beraktivitas. 

“Dengan menjaga protokol kesehatan, kita menjaga diri kita sendiri, menjaga keluarga kita, menjaga bangsa kita, dan prestasi kita dalam penanganan Covid-19 sekarang ini diakui oleh dunia,” tandasnya.

Sebagai informasi, pada Olimpiade Tokyo kontingen Merah Putih berhasil mempersembahkan lima medali, yaitu satu medali emas, satu medali perak, dan tiga medali perunggu, serta berhasil menduduki peringkat ke-55. 

Medali emas yang disabet oleh Greysia Polii dan Apriyani Rahayu pada cabang olahraga (cabor) bulu tangkis merupakan medali emas pertama yang diraih Indonesia pada nomor ganda putri di turnamen Olimpiade. 

Prestasi membanggakan juga ditorehkan oleh kontingen Merah Putih di ajang Paralimpiade Tokyo. Indonesia berhasil membukukan sembilan medali, yaitu dua medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu serta berhasil menduduki peringkat ke-43. 

Medali emas yang diraih oleh Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah di cabor parabadminton nomor ganda putri SL3-SU5 mengakhiri penantian panjang Indonesia selama empat dekade. Sebelumnya, pada Paralimpiade Arnhem 1980 di Belanda, tim Indonesia berhasil membawa pulang dua emas lewat Yan Soebiyanto pada cabor lawn bowls dan R. S. Arlen pada cabor angkat besi. ***