Eks Vokalis Band Nidji, Giring Ganesha Deklarasikan Diri Maju di Pilpres 2024

Eks Vokalis Band Nidji, Giring Ganesha Deklarasikan Diri Maju di Pilpres 2024
Eks Vokalis Band Nidji, Giring Ganesha Deklarasikan Diri Maju di Pilpres 2024
WJtoday, Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha akhirnya angkat bicara terkait baliho bertuliskan "Giring Untuk Presiden 2024" yang viral di sosial media. Giring membenarkan kabar tersebut, dia menyatakan siap bertarung dalam pemilihan presiden (pilpres) 2024.

Plt Ketum PSI tersebut mengaku mantap maju sebagai Calon Presiden (Capres) di Pilpres 2024. Hal itu diumumkan Giring dalam konferensi pers didampingi Sekjen DPP PSI Raja Juli Antoni, Jubir PSI Dara Nasution, dan sejumlah pengurus DPD DPW PSI. 

Eks vokalis Nidji itu membeberkan alasan mengapa mendeklarasikan diri sebagai capres, padahal Pilpres 2024 masih lama. Dia mengatakan menatap 2024 harus dimulai dari sekarang.  

"Menurut saya, bahwa perjuangan itu dimulai dari sekarang menuju 2024, karena dari sekarang sampai 2024 tugas kita hanya satu yaitu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa saatnya calon pemimpin dari anak muda, selain itu juga tugas kita di partai bagaimana menunjukkan kinerja," kata Giring, Senin (24/8). 

Giring mengaku optimistis, apalagi dia mengklaim elektabilitas PSI beberapa bulan ini naik, karena selama pandemi Covid-19 (virus Corona) masyarakat melihat PSI hadir di tengah masyarakat. 

"Karena masyarakat melihat selama pandemi ini PSI terus hadir terjun dan kerja untuk masyarakat, kita melakukan begitu banyak bansos. Contohnya aleg aleg kita yang sudah di DPRD bahkan sudah menyumbangkan gaji mereka untuk kita belikan masker APD, gaji mereka disumbangin, dan itu komitmen PSI hadir bekerja untuk masyarakat," papar Plt Ketum PSI itu.  

"Jadi, tugas kita membuat partai ini terlihat kinerjanya. Dan sudah saatnya anak muda memimpin bangsa ini," imbuhnya. 

Ketika ditanya perihal koalisi sebab PSI tak mungkin mencalonkan sendiri capres, Giring mengatakan hal itu akan ditemukan seiring perjalanan waktu. Politik, kata Giring, adalah sebuah perjalanan yang panjang.  

"Dan itu kalau ditanya koalisi bukannya ini terlalu awal, balik lagi, bahwa politik itu marathon yang panjang," sebut Giring.  

Lebih lanjut, dia mengatakan, koalisi itu sendiri akan tercipta dengan sendirinya sesuai dengan DNA PSI yang antiintoleransi dan antikorupsi. 
 
"DNA PSI adalah anti-intoleransi dan anti-korupsi. Oleh karenanya nanti di perjalanan ada koalisi-koalisi tercipta akan kita temukan bahwa kita memiliki DNA yang sama," tandas Giring.***