Efikasi Vaksin Tak Sampai 100 Persen, Luhut: Herd Immunity Akan Sulit Dicapai

Efikasi Vaksin Tak Sampai 100 Persen, Luhut: Herd Immunity Akan Sulit Dicapai
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan. (setkab ri)

WJtoday, Jakarta - Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Kebijakan itu diperpanjang terhitung sejak 3 hingga 9 Agustus 2021. Untuk itu diharapkan kepada setiap masyarakat untuk terus mentaati aturan dengan mengurangi mobilitas serta menghindari kerumunan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa angka reproduksi saat ini mencapai 1,2 dengan 3M dan 3T yang telah dilakukan.

“Angka reproduksi saat ini 1,2-1,5 dengan 3M dan 3T yang kita lakukan. Nah wabah ini bisa dikendalikan bila angka reproduksi di bawah 1 atau 0,9,” kata Luhut dalam jumpa pers, Senin (2/8/2021).

Menurutnya, ini akan terus dipersiapkan untuk menghadapi endemik karena herd immunity sulit dicapai dengan efikasi vaksin yang tidak sampai 100 persen.

“Apa itu formulanya adalah coverage dari vaksinasi tinggi, 3M dan 3T. ini kami persiapkan untuk menahan endemik ini karena herd immunity ini sulit dicapai karena efikasi vaksin ini tidak ada yang sampai 100 persen,” ungkapnya.

Luhut menjelaskan bahwa angka reproduksi ditargetkan September bisa 0,9 persen dan efikasi vaksin sampai 70 persen.

“Juli kemarin itu 1,5 dan kita targetkan di September kita berharap itu bisa 0,9 persen dengan penerapan 3M yang lebih bagus, 3T lebih bagus dan vaksinasi bisa 70 persen,” jelasnya.

Untuk itu, Luhut merekomendasikan kepada seluruh elemen masyarakat untuk patuh kepada 3M serta dilaksanakannya 3T dengan kerja sama berbagai pihak.

“Maka rekomendasi kita adalah pertama kita lihat 3M yang patuh ini seluruh masyarakat harus patuh. yang ketiga 3T yang tinggi ini kerja sama pemerintah dengan masyarakat komunitas terkecil di masyarakat harus terlibat,” pungkasnya.***