DPRD Jabar Bagikan APD dan Masker untuk Nakes di Kabupaten Bandung

DPRD Jabar Bagikan APD dan Masker untuk Nakes di Kabupaten Bandung
DPRD Provinsi Jawa Barat bagikan APD dan masker untuk tenaga kesehatan di Kabupaten Bandung secara simbolis di RSUD Soreang, Senin (12/7/2021). (humas dprd jabar)

WJtoday, Bandung - DEWAN  Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat membagikan ratusan alat perlindungan diri (APD) dan ribuan masker untuk tenaga kesehatan di lima lokasi atau titik, masing-masing titik mendapatkan 192 hazmat dan 1.200 masker jenis KN 95.

"Ini menjadi prioritas kita dalam memenuhi kebutuhan APD dan masker khususnya bagi nakes," kata Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Syahrir seusai bagikan APD dan masker untuk tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (12/7/2021).

Rencananya, lanjut dia, kebutuhan APD dan masker tersebut diprioritaskan untuk tenaga pelayanan kesehatan di rumah sakit karena tenaga kesehatan berperan penting dalam melayani pasien yang terpapar Covid-19.

"Apalagi, saat ini hampir di semua rumah sakit tingkat keterisiannya mencapai 100 persen," sebut Syahrir.

Meskipun secara jumlah APD yang diberikan belum memenuhi kebutuhan rumah sakit secara signifikan paling tidak, kata dia, hal ini dapat memberikan manfaat besar bagi tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugasnya sebagai pelayan kesehatan.

"Semoga APD yang diberikan memberikan manfaat yang besar meski jumlahnya tidak seberapa," kata Syahrir yang juga sebagai Wakil Koordinator Satgas Covid-19 DPRD Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, Bupati Bandung, Dadang Supriatna juga mengapresiasi bantuan berupa APD dan masker khususnya bagi tenaga kesehatan dari DPRD Jawa Barat.

Menurut Dadang, bantuan tersebut akan sangat bermanfaat dalam situasi peningkatan Covid-19 khususnya di Kabupaten Bandung karena hingga Desember 2021 ditargetkan sebanyak 2,4 juta warganya akan mendapatkan vaksinasi.

"Hingga Desember nanti kami akan memvaksin warga Kabupaten Bandung. Terlebih, bantuan ini akan sangat berarti bagi nakes nantinya," ujar Dadang.

Menurut Dadang, yang paling penting bantuan tersebut bisa digunakan langsung untuk nakes saat bertugas merawat pasien yang terpapar Covid-19 khususnya.

"Pasti bantuan ini akan membawa manfaat yang besar bagi nakes, semoga pemberian bantuan ini dapat gantia dan pahala yang setimpal dari Allah SWT," tandasnya.  ***