Dani Ramdan Tegaskan tak Ada Keterlibatan Uang dalam Pengisian Jabatan di Pemkab Bekasi

Dani Ramdan Tegaskan tak Ada Keterlibatan Uang dalam Pengisian Jabatan di Pemkab Bekasi
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional yang diikuti para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bekasi, di Plaza Pemda, Cikarang Pusat, Jumat, 17/6/2022. (ist)

WJtoday, Kab Bekasi - Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional yang diikuti para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bekasi, di Plaza Pemda, Cikarang Pusat, Jumat (17/6/2022). 

Pada kesempatan tersebut, dia menyampaikan pesan penting kepada para ASN di lingkungan Pemkab Bekasi, untuk menjalankan empat fokus program pemerintah daerah, yakni infrastruktur, pembangunan manusia, pemulihan ekonomi dan reformasi birokrasi. 

Dani menegaskan, empat fokus tersebut agar dikerjakan secara optimal dan didukung dengan administrasi yang benar-benar prima. 

"Karena tender-tender sudah beres, saya ingin pelaksanaannya tidak tertunda lagi, karena kendala administratif. Anggarannya dicairkan dan pekerjaannya segera dilaksanakan," terang Dani.

Terkait dengan pengisian jabatan yang akan dilakukan, Pj Bupati Bekasi menekankan tidak ada keterlibatan uang dalam pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. 

"Saya harus meyakinkan itu semua, agar para pegawai yakin, sehingga para ASN betul-betul percaya diri terkait kompetensi dan kebutuhan organisasi," tegasnya. 

Apel Hari Kesadaran Nasional merupakan upacara bendera rutin yang dilaksanakan tanggal 17 setiap bulannya, sebagai momentum untuk para ASN memantapkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. 

Dani Ramdan menyampaikan, dirinya ingin apel tanggal 17 menjadi tradisi bulanan, sekaligus sebagai silaturahmi KORPRI di lingkungan Pemkab Bekasi. 

"Dalam apel silaturahmi ini, kita juga melepas anggota Korpri yang pensiun, dan memberikan santunan ke ahli waris anggota Korpri yang meninggal dunia," ujar Dani.

Pada upacara tersebut juga diberikan uang "kadeudeuh" kepada 40 orang ASN Pemkab Bekasi yang memasuki masa pensiun serta ahli waris ASN yang meninggal dunia.  ***