Covid-19 RI per 5 November: 518 Kasus Baru, 648 Sembuh, 19 Meninggal

Covid-19 RI per 5 November: 518 Kasus Baru, 648 Sembuh, 19 Meninggal
Ilustrasi (wjtoday/yoga enggar)

WJtoday, Bandung - Pemutakhiran Covid-19 di Indonesia pada Jumat (5/11/2021) melaporkan penambahan sebanyak 518 kasus baru. Dengan demikian, jumlah total kasus telah mencapai 4,247,320 selama pandemi berlangsung.

Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Kesehatan, pada Jumat ini jumlah kasus berkurang sebanyak 149 orang. Sehingga jumlah total kasus aktif adalah tinggal 11,215 pasien, atau 0,3 persen dari keseluruhan kasus.

Sementara jumlah pasien sembuh pada hari ini dilaporkan sebanyak 648 orang, dan jumlah total pasien sembuh telah mencapai 4,092,586 orang, atau sebesar 96,4 persen dari total kasus.

Sedangkan pasien yang meninggal terpapar virus mematikan ini dilaporkan pada hari ini sebanyak 19 orang. Dengan demikian jumlah korban meninggal total tercatat 143,519 orang, atau sebesar 3,4 persen.

Dilaporkan pula jumlah spesimen yang diperiksa per hari ini sebanyak 216,601 spesimen, sehingga total pemeriksaan tercatat sebanyak 47,904,816 spesimen.

Baca juga: Hindari Kebiasaan Makan Berikut yang Bisa Sebabkan Kolesterol Tinggi

Pemerintah segera melakukan penyesuaian terkait kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah wilayah di Indonesia.

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Alexander Ginting mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk menahan lonjakan mobilitas masyarakat di periode libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Ginting juga mengungkapkan, tak hanya penyesuaian aturan PPKM, saat ini tim Satgas Covid-19 bersama Kementerian dan Lembaga tengah menyusun kebijakan-kebijakan untuk menghadapi libur Natal dan Tahun Baru.

Seperti, memangkas cuti akhir tahun hingga pengetatan aturan atau syarat perjalanan.

"Satgas bekerjasama dengan Kementerian-Lembaga dan ikut berkoordinasi bersama-sama. Sebagai contoh, memangkas cuti bersama di 24 Desember dan menjaga mobilitas masyarakat agar tidak terjadi kerumunan," ucap Ginting dalam acara Diskusi Produktif, Rabu (3/11).  ***