Covid-19 RI per 3 Oktober: 1.142 Kasus Baru, 2.020 Sembuh, 58 Meninggal

Covid-19 RI per 3 Oktober: 1.142 Kasus Baru, 2.020 Sembuh, 58 Meninggal
Ilustrasi (pam)

WJtoday, Bandung - Pemutakhiran Covid-19 di Indonesia pada Minggu (3/10/2021) melaporkan penambahan sebanyak 1,142 kasus baru. Dengan demikian, jumlah total kasus telah mencapai 4,219,284 selama pandemi berlangsung.

Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Kesehatan, pada Minggu ini jumlah kasus berkurang sebanyak 936 orang. Sehingga jumlah keseluruhan kasus aktif adalah tinggal 32,876 pasien, atau 0,8 persen dari keseluruhan kasus.

Sementara jumlah pasien sembuh pada hari ini dilaporkan sebanyak 2.020 orang, dan jumlah total pasien sembuh telah mencapai 4,044,235 orang, atau sebesar 95,9 persen dari total kasus.

Sedangkan pasien yang meninggal terpapar virus mematikan ini dilaporkan pada hari ini sebanyak 58 orang. Dengan demikian jumlah korban meninggal total tercatat 142,173 orang, atau sebesar 3,4 persen.

Dilaporkan pula jumlah spesimen yang diperiksa per hari ini sebanyak 238,058 spesimen, sehingga total pemeriksaan tercatat sebanyak 39,847,564 spesimen.

Baca juga: Pakar Sebut Kasus Covid-19 di Indonesia Sudah Rendah

Menurunnya kasus Covid-19 selama 10 minggu berturut-turut harus disikapi dengan bijak dan berhati-hati. Tidak gegabah melakukan kegiatan sosial-ekonomi harus dikedepankan meskipun berada dalam masa pelonggaran. Hal ini agar Indonesia dapat terhindar dari potensi ancaman lonjakan ketiga. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menekankan pentingnya belajar dari pola kenaikan kasus selama pandemi di Indonesia. Terlebih lagi, dengan adanya wacana diizinkan kegiatan besar, ditambah lagi sudah dekatnya periode Natal dan Tahun Baru 2022. 

"Berdasarkan pengalaman, kenaikan kasus hampir selalu terjadi pasca kegiatan besar," Wiku memberi Keterangan Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, yang dipantau pada Jumat (1/10).

Jika dilihat dari pola kenaikan kasus, kasus mulai turun setelah pembatasan diberlakukan. Baik itu mobilitas maupun kegiatan sosial. Begitu kasus turun dan pembatasan mulai dilonggarkan, kasus akan meningkat perlahan.   ***