Covid-19 RI per 18 September: 3.385 Kasus Baru, 7.076 Sembuh, 185 Meninggal

Covid-19 RI per 18 September: 3.385 Kasus Baru, 7.076 Sembuh, 185 Meninggal
Ilustrasi (wjtoday/yoga enggar)

WJtoday, Bandung - Pemutakhiran Covid-19 di Indonesia pada Sabtu (18/9/2021) melaporkan penambahan sebanyak 3,385 kasus baru. Dengan demikian, jumlah total kasus telah mencapai 4,188,529 selama pandemi berlangsung.

Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Kesehatan, pada Sabtu ini jumlah kasus berkurang sebanyak 3,876 orang. Sehingga jumlah keseluruhan kasus aktif adalah tinggal 65,066 pasien, atau 1,6 persen dari total kasus.

Sementara jumlah pasien sembuh pada hari ini dilaporkan sebanyak 7,076 orang, dan jumlah total pasien sembuh telah mencapai 3,983,140 orang, atau sebesar 95,1 persen dari total kasus.

Sedangkan pasien yang meninggal terpapar virus mematikan ini dilaporkan pada hari ini sebanyak 185 orang. Dengan demikian jumlah korban meninggal total tercatat 140,323 orang, atau sebesar 3,4 persen dari total kasus.

Dilaporkan pula jumlah spesimen yang diperiksa per hari ini sebanyak 276,094 spesimen, sehingga total pemeriksaan tercatat sebanyak 36,200,788 spesimen.

Pemerintah menyebut ribuan masyarakat Indonesia yang positif Covid-19 terpantau masih melakukan aktivitas di tempat-tempat umum berdasarkan data aplikasi PeduliLindungi. Karena itu, pemerintah mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran untuk menghindari aktivitas di ruang publik saat berstatus positif Covid-19 agar tidak membahayakan orang lain.

Berdasarkan data aplikasi PeduliLindungi, tercatat ada 3.830 orang positif Covid-19 masih beraktivitas di tempat-tempat umum, seperti mal, pabrik, pusat perdagangan, transportasi publik, dan tempat wisata.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan bahwa pemerintah bekerja sama dengan Satgas Covid-19 di fasilitas publik dan Dinas Kesehatan tiap daerah segera untuk merujuk orang yang terjaring atau masuk ke kategori hitam agar segera dipindahkan ke fasilitas isolasi terpusat (isoter) terdekat.

"Pemerintah terus memantau dan menindak setiap individu yang terdeteksi sebagai kategori hitam atau bersatus positif Covid-19 dalam aplikasi PeduliLindungi tetapi masih mencoba beraktivitas di ruang publik," kata Johnny, Kamis (16/9/2021).

Menkominfo juga meminta para petugas yang berjaga di pintu masuk juga diminta memperketat pengawasan agar warga yang positif Covid-19 tidak lolos pemeriksaan. Di sisi lain masyarakat juga diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan tidak nekat bepergian apabila positif Covid-19 agar treatment penyembuhan pun berlangsung optimal.

"Aktivitas di luar ruangan jelas sangat beresiko membahayakan kesehatan orang lain. Pemerintah meminta masyarakat untuk ikut meningkatkan kesadaran dan bertanggung jawab dengan menghindari risiko penularan ke orang lain," ungkapnya.  ***