Covid-19 RI per 17 Oktober: 747 Kasus Baru, 1.086 Sembuh, 19 Meninggal

Covid-19 RI per 17 Oktober: 747 Kasus Baru, 1.086 Sembuh, 19 Meninggal
Ilustrasi (antara)

WJtoday, Bandung - Pemutakhiran Covid-19 di Indonesia pada Minggu (17/10/2021) melaporkan penambahan sebanyak 747 kasus baru. Dengan demikian, jumlah total kasus telah mencapai 4,234,758 selama pandemi berlangsung.

Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Kesehatan, pada Minggu ini jumlah kasus berkurang sebanyak 358 orang. Sehingga jumlah keseluruhan kasus aktif adalah tinggal 18,388 pasien, atau 0,4 persen dari keseluruhan kasus.

Sementara jumlah pasien sembuh pada hari ini dilaporkan sebanyak 1.086 orang, dan jumlah total pasien sembuh telah mencapai 4,073,418 orang, atau sebesar 96,2 persen dari total kasus.

Sedangkan pasien yang meninggal terpapar virus mematikan ini dilaporkan pada hari ini sebanyak 19 orang. Dengan demikian jumlah korban meninggal total tercatat 142,952 orang, atau sebesar 3,4 persen.

Dilaporkan pula jumlah spesimen yang diperiksa per hari ini sebanyak 270,811 spesimen, sehingga total pemeriksaan tercatat sebanyak 43,163,674 spesimen.

Baca juga: Masalah Kesehatan Jiwa adalah Universal dan Banyak Dialami Masyarakat

Pemerintah menerapkan mekanisme penanganan kasus Covid-19 pasca PON XX secara komprehensif yang meliputi keberangkatan dari Papua hingga kedatangan di daerah tujuan masing-masing.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menerangkan, PON XX merupakan contoh pengelolaan perhelatan besar di masa pandemi Covid-19. 

"Pemerintah tidak hanya mempersiapkan pra dan proses pelaksanaannya, namun juga mempersiapkan mekanisme penanganan kasus Covid-19 pasca PON XX," ujar Johnny dalam keterangan tertulis, Jumat (15/10).

Terkait 83 orang terkonfirmasi positif Covid-19 per 11 Oktober 2021, menurut Menkominfo, hal ini merupakan bukti upaya skrining berjalan dengan baik. Terhadap mereka yang positif juga dilakukan karantina terpusat dan pelacakan penyebaran.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, kasus Covid-19 pasca PON XX tertangani dengan baik," katanya.  ***