Covid-19 Nasional 1 Agustus: 1.604 Meninggal, 39.446 Sembuh

Covid-19 Nasional 1 Agustus: 1.604 Meninggal, 39.446 Sembuh
Ilustrasi (instagram)

WJtoday, Bandung - Pemutakhiran penyebaran Covid-19 di Indonesia hari Minggu (1/8/2021) mencatat penambahan kasus baru sebanyak 30.738 orang. Dengan demikian jumlah total kasus nasional telah mencapai 3.440.396 selama pandemi berlangsung.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, tercatat tambahan angka kematian sebanyak 1.604 kasus, membuat total angka kematian secara kumulatif sebanyak 95.723 kasus.

Sedangkan angka kesembuhan hari ini bertambah sebanyak 39.446 pasien, membuat total pasien sembuh sebanyak 2.809.538 orang.

Pada Sabtu (31/7/2021) penambahan kasus baru tercatat sebanyak 37.284 orang, kematian sebanyak 1.808 kasus, kesembuhan sebanyak 39.372 pasien.

Baca juga: Satgas: Hidup Disiplin, Jangan Tanya PPKM Diperpanjang atau Tidak

Tercatat pula lima provinsi dengan angka tertinggi. Yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Kalimantan Timur. Sedangkan lima provinsi dengan angka kematian harian yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat dan DI Yogyakarta.

Pemerintah terus berupaya untuk menekan angka kematian. Pada 29 Juli 2021, Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan angka kematian yang terus bertambah seharusnya menjadi peringatan bagi pemerintah daerah.

"Hal ini seharusnya menjadi alarm, bagi pemerintah daerah karena sebagian besar kabupaten/kota di provinsi tidak menjalankan PPKM Level 4," kata Wiku.

Penerapan PPKM dilakukan sesuai level. Daerah dengan tingkat penularan virus corona paling tinggi menerapkan PPKM Level 4. Kemudian daerah lain ada yang menerapkan PPKM Level 3, 2 dan 1 sesuai dengan tingkat penyebaran di wilayah masing-masing.

PPKM level ini membatasi mobilitas warga di sejumlah sektor, seperti fasilitas umum, perkantoran, pusat perbelanjaan, tempat ibadah.

Namun demikian, para ahli meragukan efektivitas PPKM dalam menanggulangi Corona lantaran aturan-aturannya masih memberi sejumlah kelonggaran dan tak pernah benar-benar bisa membatasi mobilitas warga.  ***