Cara Pemakaian Masker yang Aman saat PPKM Darurat

Cara Pemakaian Masker yang Aman saat PPKM Darurat
Ilustrasi (instagram)

WJtoday, Bandung - SITUASI genting saat ini mendorong pemerintah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Berbagai aturan diterapkan, termasuk di antaranya mengenai pemakaian masker.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengimbau masyarakat untuk tetap memakai masker saat terpaksa harus beraktivitas di luar rumah.

"Tetap pakai masker dengan benar. Tidak diizinkan pakai face shield tanpa masker," ujar Luhut dalam konferensi pers, Kamis (1/7/2021).

Di tengah lonjakan kasus ini, para ahli juga menyarankan masyarakat untuk mulai mempertimbangkan penggunaan masker ganda atau double mask. Studi menemukan bahwa cara ini lebih ampuh menyaring partikel, seperti virus.

Penggunaan masker medis saja memberikan perlindungan sebesar 50-60 persen dari risiko terpapar Covid-19. Jika ditambah dengan masker kain di lapisan luar, maka perlindungan yang diberikan akan semakin tinggi menjadi 85 persen.

"Double mask sangat disarankan, terutama di saat pandemi sekarang, di mana varian Delta sudah ada di populasi kita," ujar dokter spesialis penyakit dalam, Eric Daniel Tenda beberapa waktu lalu.

Double mask bisa dilakukan dengan merangkap penggunaan masker bedah dan masker kain. Masker bedah ditaruh di lapisan dalam, sementara masker kain ditaruh di lapisan luar.

Selain konsep double mask, Anda juga disarankan untuk menyilang tali masker agar tak ada celah virus yang masuk dari samping. Menyilangkan tali masker mampu meminimalisasi risiko masuknya virus lewat samping tanpa tersaring masker.

Sementara itu, masyarakat sudah tak lagi disarankan hanya menggunakan masker kain tiga lapis. Masker kain memberikan perlindungan paling rendah dibanding masker lainnya.

Penggunaan masker kain diperbolehkan jika dipakai untuk bagian luar masker medis. Jangan lupa juga untuk selalu mengganti masker saat terasa basah. Idealnya, masker diganti maksimal dalam waktu enam jam.  ***