Cara Hemat dan Sederhana Buat Tisu Disinfektan

Cara Hemat dan Sederhana Buat Tisu Disinfektan

WJtoday, Jakarta - Di masa pandemi, disinfektan naik daun. Disinfektan bisa berupa cairan, gel, semprotan, atau tisu basah. Yang paling digemari adalah disinfektan dalam kemasan kecil, yang bisa dimasukkan ke dalam tas dan dibawa kemana-mana.

Tisu disinfektan juga menjadi alternatif pembersih tangan dan peralatan sehari-hari. Dalam kemasan kecil, tisu disinfektan juga praktis karena bisa dimasukkan ke dalam tas dan menjadi teman aktivitas keseharian.

Nah, jika Anda ingin sedikit berkreasi, buatlah tisu disinfektan sendiri di rumah. Selain hemat, Anda juga bisa mengemasnya dalam wadah yang sesuai selera hati.

Anda bisa memasukkannya ke dalam dompet plastik kecil, atau memasuknnya ke dalam glass jar unik untuk stok di ruang tamu atau di dalam dapur.  

Tisu disinfektan ini cukup efektif membunuh virus dan bakteri yang ada di permukaan benda-benda perabotan rumah.


Bahan yang diperlukan

Dilansir dari The Spruce, tak semua bahan disinfektan aman dan efektif digunakan. Yang bisa efektif membunuh virus adalah yang mengandung 70 persen alkohol.

Isopropil alkohol mengandung sekitar 70 hingga 99 kadar alkohol. Sedangkan etanol, alkohol untuk konsumsi oral, mengandung beberapa level kadar kepekatan alkohol.

Jadi untuk membuat disinfektan, pilihlah alkohol yang sesuai dengan cara membaca label di kemasannya.

Ingat, membuat disinfektan dengan alkohol kurang dari 70 persen tak akan efektif digunakan untuk melindungi tubuh dari kuman dan virus.

Untuk membuat tisu disinfektan, Anda membutuhkan bahan seperti berikut ini:

- Kontainer kaca atau plastik yang memiliki tutup rapat.
- Cangkir ukur.
- Lap dari katun.
- Tisu atau paper towel.
- Isopropil atau etanol.
- Minyak esensial dengan aroma yang paling disuka.


Cara pembuatan tisu disinfektan

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan:

1. Pilih kontainer dengan benar
Pilih wadah tisu yang memiliki tutup sangat rapat karena alkohol gampang menguap. Jika tutup tak rapat, maka Anda akan mendapatkan tisu yang lama kelamaan menjadi kering tak memiliki kadar alkohol.

2. Pilih tisu yang kuat
Kertas tisu haruslah yang kuat dan tak mudah hancur ketika terkena air. Anda bisa menggunakan paper napkins atau tisu dapur yang memiliki tekstur lebih tebal dan kuat.

Sesuaikan ukuran tisu dengan ukuran wadah atau kontainer. Jika dirasa terlalu besar, Anda bisa memotong kertas tisu sesuai ukuran yang pas.

3. Tata tisu dalam kontainer
Tata tisu di dalam wadah. Jika kontainer yang ada berbentuk toples bundar, maka tata kertas tisu menjadi gulungan yang rapat memenuhi wadah.

4. Campur larutan disinfektan
Dengan tabung atau gelas ukur, ambil alkohol sesuai kapasitas kontainer dan jumlah kertas tisu yang digunakan.

Sekitar 3 cangkir alkohol bisa merendam 40 lipatan kertas tisu.

5. Tambahkan minyak esensial
Agar tisu beraroma wangi, tambahkan minyak esensial ke dalam larutan alkohol. Anda bisa pula memilih salah satu jenis minyak esensial yang memiliki kandungan anti bakteri. Sehingga tisu yang ada akan berkekuatan ganda. 

Minyak esensial yang mengandung anti bakteri adalah lavender, rosemari, eucaliptus, lemon, orange, thyme, juga peppermint.

6. Tuang ke dalam kontainer
Setelah alkohol dan minyak esensial tercampur menjadi satu, segera tuang ke dalam wadah kontainer.

Tuang setengah larutan dulu dan lihat apakah kertas tisu sudah terendam dan basah seluruhnya. Jika belum, tambahkan lagi larutan hingga dirasa cukup.

Anda perlu memberi label pada kontainer sehingga tak ada anggota keluarga yang menyalahgunakannya. Letakkan pula kontainer tisu di area yang susah dijangkau oleh anak-anak.***