Berkas Kasus Hoaks Babi Ngepet Dilimpahkan ke PN Depok

Berkas Kasus Hoaks Babi Ngepet Dilimpahkan ke PN Depok
Tersangka kasus hoaks babi ngepet Adam Ibrahim (red.)

WJtoday, Depok - Kasus berita bohong atau hoaks babi ngepet yang sempat menghebohkan Kota Depok akhirnya memasuki babak baru.

Sebelumnya Polres Metro Depok mencokok Adam Ibrahim alias Adam sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong tentang babi ngepet.

Proses kasus hoaks babi ngepet itu pun kini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok yang menerima tahap 2 penyerahan berkas dan tersangka kasus tersebut.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Depok Herlangga Wisnu Murdianto mengatakan, penyerahan berkas dan tersangka kasus babi ngepet itu dilakukan setelah pihaknya menetapkan kasus telah P21 atau hasil penyidikan dinyatakan lengkap.

"Tersangka disangkakan Pasal 14 ayat 1 ancaman hukumannya 10 tahun atau Pasal 14 ayat 2 ancamannya maksimal 3 tahun UU nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.” kata Herlangga,Kamis (26/8/2021).

Selanjutnya, kata Herlangga, tersangka akan dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) sembari menunggu proses pelimpahan berkas ke Pengadilan Negeri (PN) Depok.

Atas kasus ini, Kejari Depok telah menunjuk tiga orang jaksa yang akan bertindak sebagai Jaksa Penuntut Umum sesyai dengan P16A. Mereka adalah Irvan Rinaldi, Putri Dwi Astrini dan Alfa Dera.

“Jaksa yang ditunjuk adalah orang-orang yang profesional dan akan membuktikan fakta-fakta hasil penyidikan di persidangan nantinya," tandasnya.

Dalam kasus tersebut, aparat penegak hukum mendapati sejumlah barang bukti diantaranya sound system, handphone yang diduga digunakan tersangka untuk melakukan tindak pidana.

Penangkapan diduga babi ngepet menghebohkan warga Kampung Bedahan, RT 02/04 di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Selasa (27/4/2021).***