Berikut 22 Karya Budaya Jabar yang Jadi Warisan Budaya Tak Benda 2021

Berikut 22 Karya Budaya Jabar yang Jadi Warisan Budaya Tak Benda 2021
Ilustrasi keindahan kerajinan bordir Tasikmalaya. (youtube)

WJtoday, Bandung - Pemerintah melalui Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi  menetapkan sebanyak 22 karya budaya asal Jawa Barat (Jabar)  ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) 2021. 

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Febiani mengatakan, penetapan itu juga merupakan sebagai upaya untuk pelindungan karya budaya Jabar, baik yang terancam punah maupun yang dikhawatirkan diklaim oleh luar pihak lain. 

"Kami sangat senang dan bahagia dengan demikian pelindungan 22 karya budaya di Jabar ini bisa kita laksanakan. Keberhasilan ini juga akan memotivasi kita semua, untuk terus melakukan upaya-upaya ini," kata Febiani, di Bandung, Senin (1/11/2021).

Febiani juga menambahkan, setelah ditetapkan sebagai WBTB Indonesia upaya yang dilakukan tidak terhenti. Namun pemanfaatan dan pengembangan karya budaya Jabar harus dilakukan. 

Tentunya memerlukan kerja sama semua pihak, tidak hanya pemerintah saja, tetapi komunitas dan para pelaku serta masyarakat. 

"Saya juga mengajak semua pihak untuk membantu memberikan informasi dan data karya budaya Jabar yang nantinya akan di usulkan sebagai WBTB Indonesia tahun 2022," ujarnya. 

Febiani juga mengapresiasi tim WBTB Jabar yakni Bucky Wibawa Karya Guna, Dinda Satya, Upaja Budi, M.Zaini Alif, Laina Rafianti dan Irvan Setiawan yang hadir pada sidang WBTB tersebut. 

"Kita harus berebut makanya kita terus menyampaikan argumen-argumen yang memperkuat, sehingga menjadi pertimbangan tim ahli WBTB Indonesia. Beberapa usulan dari Jabar pun mendapat pertanyaan dari tim WBTB Indonesia, diantaranya Jipeng, Gong Si Bolong, Arsitektur Kampung Pulo dan Angklung Gubrag," ungkap Febiani..

Proses pengusulan disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar pada Sidang WBTB bersama Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi di Hotel Papandayan, Jln. Gatot Subroto, Bandung, Jumat (29/10).

Baca juga: Kekayaan Ragam Alat Musik Sunda dan Cara Memainkannya

Pengusulan ini dilakukan setiap tahun secara berjenjang dari kabupaten kota ke provinsi dan terakhir ke nasional.

"Kami sudah melakukan itu sejak dua tahun ini, dengan melakukan penetapan di tingkat provinsi kemudian ke nasional," jelas Febyani.

Diungkapkannya, yang masuk ke provinsi tahun ini  sekitar 32 usulan karya budaya. Sedangkan yang diusulkan ke kementerian sebanyak 18 karya budaya.

"Namun tahun lalu ada lima karya budaya yang ditangguhkan, sehingga yang diusulkan 22 dan satu lagi kurang memenuhi syarat seperti yang ditetapkan kementerian," sebut Febyani.

Dikatakannya semua karya budaya yang diusulkan memiliki urgensi terancam punah serta memiliki kekhasan dari setiap daerah dan berbeda dengan daerah lainnya. Selain itu, usulan ini merupakan upaya pemerintah dalm melindungi karya budaya. 

"Yang paling berat adalah pemanfaatan dan pengembangan. Karena jika tidak dimanfaatkan dan dikembangkan, bukan tidak mungkin 65 karya budaya asal Jawa Barat yang sudah ditetapkan akan dicabut," jelasnya.

Baca juga: Kenal Lagi Kaulinan Barudak Sunda yang Makin Langka

"Ini mengacu pada Unesco yang setiap tahun melakukan evaluasi karya budaya yang sudah ditetapķan sebagai WBTB dunia akan dicabut apabila tidak dimanfaatkan dan dikembangkan," Feby menambahkan.

Dalam sidang usulan penetapan WBTB itu, sejumlah tim ahli WBTB nasional mengajukan sejumlah pertanyaan, terkait karya budaya yang diusulkan, seperti soal dogdog lojor, angklung gubrag, Pantun Carita Nyai Sumur Bandung dan sebagainya.

Adapun 22 karya budaya Jabar yang ditetapkan sebagai WBTB 2021 selengkapnya, adalah sebagai berikut:

1.  Angklung Bungko (Kab. Cirebon)
2. Gong Sibolong /gamelan tradisional (Kota Depok)
3. Bangkong Reang, (Kp Cijawura, Lebak Muncang, Ciwidey, Kab Bandung) 
4. Gantangan sosial ekonomi ekpresi (Kab. Subang) 
5. Toleat alat musik tradiai khas Subang (Kab. Subang) 
6. Rengkong Kasepuhan Banten Kidul ( Kab. Sukabumi)
7. Badeng instrumen angklung (Kec. Malamgbong Kab. Garut)
8. Angklung Dogdog Lojor (Kab. Sukabumi)
9. Batik Paoman/Dermayonan dikenal juga batik pesisir (Kab. Indramayu)
10. Payung Geulis (Kab. Tasikmalaya) 
11. Arsitektur Kampung Pulo (Kampung Adat Cangkuang, Kabupaten Garut)

12. Tari Cepet (Kab. Sukabumi) 
13. Merlawu adat istiadat Kampung Adat Kuta (Kab Ciamis)
14. Upacara Adat Nyuguh, asal Kampung Adat Kuta (Kab. Ciamis)
15. Jipeng kesenian tradisiomal khas Kasepuhan Ciptagelar sejak 1923. Asal kata dari seni tanji topeng
16. Rasi alias beras singkong asal Kampung Coreundeu (Kota Cimahi)
17. Palakiah Palean Raga (KBB)
18. Upacara Hajat Arwah sebuah upacara penghormatan leluluhur di Kampung Cibarengkok (KBB)
19. Angklung Gubrag asal Cigudeg (Kab. Bogor)
20. Karinding sebuah waditra bambu yang banyak dimainkan oleh warga Jawa Barat
21. Carita Pantun Nyai Sumur Bandung (Kota Bandung) 
22. Bordir Tasikmalaya, (Kota Tasikmalaya).***