Bareskrim akan Cari Tindak Pidana Peralihan Aset pada Kasus BLBI

Bareskrim akan Cari Tindak Pidana Peralihan Aset pada Kasus BLBI
Ilustrasi (bengkulu today)

WJtoday, Jakarta - Bareskrim Polri turut andil dalam proses penagihan penerima dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Dalam hal ini, Korps Bhayangkara diminta untuk mencari tindak pidana dalam peralihan aset.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim, Brigjen Andi Rian menuturkan, pihaknya baru menerima satu laporan atas peralihan aset. Pelaporan itu dibuat pekan lalu.

"Ada satu LP terkait aset negara eks BLBI yang terletak di Lippo Karawaci, yang disewakan oleh pihak tertentu," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (21/9/2021).

Menurut Andi, penindakan akan dilakukan setelah Satgas BLBI membuat laporan kepolisian secara resmi. Terkait aset di Jakarta Timur (Jaktim) pun hingga kini belum ada laporan polisi dari Satgas BLBI. 

Baca juga: Kemenkeu Sita Harta Obligor BLBI Kaharudin Ongko Rp109 Miliar

"Kalau diduga ada potensi pidananya, pasti akan didiskusikan dengan Bareskrim," sebutnya.

Sebagaimana pemberitaan, Satgas BLBI mengaku menemukan adanya dugaan indikasi pengalihan aset di Jakarta Timur. Aset tersebut dialihkan dalam bentuk perumahan.

Pengalihan tersebut akan diserahkan penanganannya kepada Polri. Lalu, penyidik nantinya akan melihat bagaimana proses pengalihan terjadi.  ***