Aksi Unjukrasa 7 Tahun Kepemimpinan Jokowi, Moeldoko Temui Perwakilan Mahasiswa

Aksi Unjukrasa 7 Tahun Kepemimpinan Jokowi, Moeldoko Temui Perwakilan Mahasiswa
Moeldoko Temui Perwakilan Mahasiswa./twitter

WJtoday, Jakarta - Aksi demo mengkritik tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo diakhiri dengan penerimaan aspirasi oleh Kepala Staf Presiden Moeldoko pada Kamis petang (21/10). Moeldoko memuji mahasiswa yang tidak melakukan tindakan anarkis.

Mahasiswa menyampaikan 12 tuntutan kepada Moeldoko. Selanjutnya, Moeldoko mengundang perwakilan mahasiswa untuk membicarakan lebih lanjut di kantor KSP.

"Kalian saya berikan kesempatan untuk datang ke kantor KSP perwakilan jumlahnya berapa, silakan," tutur Moeldoko sebagai respons atas tuntutan massa, Kamis (21/10).

Merespons demo yang dilangsungkan hari ini di sekitar Patung Kuda, Jakarta, Moeldoko memuji para mahasiswa. Dia tidak melihat ada tindakan anarkis selama demo.

Selain itu, Moeldoko juga menerima aspirasi dari mahasiswa yang akan diteliti lebih lanjut oleh pemerintah. Dia menegaskan bahwa pemerintah tidak antikritik dan selalu membuka dialog.

"Untuk itu saya sekali lagi berterima kasih kepada kalian semua, karena telah memiliki pemikiran-pemikiran yang bagus," kata Moeldoko.

"Tetapi saya secara pribadi melihat kalian berdemo kalian bagus cukup tertib tidak melakukan tindakan yang anarkis. Saya juga mengapresiasi apa yang kalian lakukan," tambahnya.

Demo dilakukan untuk mengkritisi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Jokowi. Mulanya, mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) ingin aksi di dekat Istana Kepresidenan.

Namun, aparat menghadang. Jalan menuju Istana ditutup pagar besi dan barisan aparat. Mahasiswa lantas membalas dengan memblokir jalan sekitar Patung Kuda.

Orasi disampaikan secara bergantian menggunakan pengeras suara dari mobil komando. Secara garis besar, BEM SI membawa 12 tuntutan kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Pada akhir pembacaan tuntutan, massa mengultimatum Jokowi untuk segera merespon tuntutan massa dalam waktu 3×24 jam.

"[Kami] Mengultimatum kepada Presiden Jokowi dalam 3×24 jam, tuntutan kita tidak terpenuhi maka kami akan turun lagi," kata koordinator BEM SI Kaharuddin.***

Baca Juga : Aksi 7 Tahun Kepemimpinan Jokowi, Massa BEM SI Bertahan Demo Jokowi di Bawah Guyuran Hujan