Akan Kembali Dideklarasikan, Said Iqbal Klaim Calon Tunggal Ketum Partai Buruh

Akan Kembali Dideklarasikan, Said Iqbal Klaim Calon Tunggal Ketum Partai Buruh
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal . (antara)

WJtoday, Jakarta - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengklaim menjadi calon tunggal Ketua Umum Partai Buruh jelang penyelenggaraan kongres pada Selasa (5/10).

Said Iqbal mengklaim dirinya menjadi satu-satunya yang disepakati secara bulat untuk menjadi Ketua Umum Partai Buruh.

"Memang mungkin bisa saja nanti sampai dengan nanti kongres ada yang bertambah, tapi bulat sampai hari ini baru satu nama yang disepakati untuk disetujui kongres yaitu saudara Said Iqbal dari KSPI, Presiden KSPI," kata Said dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (3/10/2021).

Ia menuturkan kebangkitan kembali Partai Buruh akan dideklarasikan pada Senin (4/10). Selanjutnya, Partai Buruh akan menggelar kongres untuk mencari pemimpin baru pada 4 hingga 5 Oktober.

Menurutnya, kepemimpinan Partai Buruh saat ini akan tetap dipimpin oleh Sonny Pudjisasono sebagai Ketua Umum dan Agus Supriadi sebagai Pelaksana Harian Sekretaris Jenderal.

"Partai Buruh yang akan dideklarasikan ulang dan akan melakukan kongres 4-5 Oktober 2021 di Jakarta adalah merupakan kelanjutan Partai Buruh yang pernah ada yang didirikan oleh Pak Muchtar Pakpahan dan Pak Sonny Pudjisasono," ungkapnya.

Untuk diketahui, sejumlah organisasi atau serikat pekerja berencana menghidupkan kembali Partai Buruh guna bersaing pada Pemilu 2024. Dalam sebaran yang sudah terkonfirmasi, setidaknya ada enam serikat buruh yang akan mendirikan Partai Buruh.

Tujuh serikat buruh itu antara lain Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Rumah Buruh Indonesia-FSPMI, Rumah Buruh Indonesia-KSPI, Organisasi Rakyat Indonesia-KSPSI, KPBI, Rumah Buruh Indonesia-FSP KEP, dan Rumah Buruh Indonesia-FSP FARKES.

Selain itu ada pula pengurus partai buruh yang lama, Serikat Petani Indonesia (SPI), Forum Pendidik dan Tenaga Honorer Swasta Indonesia (FPTHSI) dan Gerakan Perempuan Indonesia (GPI).  ***