Ahli Bahasa dari Jaksa Tak Hadir, Sidang Jumhur Ditunda

Ahli Bahasa dari Jaksa Tak Hadir, Sidang Jumhur Ditunda
sidang penyebaran berita hoaks dengan terdakwa Jumhur Hidayat ditunda

Wjtoday, Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda  sidang penyebaran berita hoaks dengan terdakwa Jumhur Hidayat pada hari ini, Kamis (15/4/2021). Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan ahli bahasa dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) ditunda karena ahli bahasa tak hadir dengan alasan sakit.

Berdasarkan pantauan, terdakwa Jumhur yang hadir secara langsung mengikuti jalannya persidangan di ruang sidang utama PN Jakarta Selatan itu tampak mengenakan kemeja batik warna cokelat. Jumhur hadir didampingi oleh tim kuasa hukumnya, hadir pula tim Jaksa di persidangan, dan sidang di pimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Agus Widodo.

 "Karena ahli bahasa dari Jaksa tak hadir dengan alasan sakit, sidang kembali ditunda pada Senin, 19 Apri 2021 mendatang," ujar kuasa hukum Jumhur dari LBH Jakarta, Oky Wiratama pada wartawan, Kamis (15/4/2021). 

Menurutnya, tim kuasa hukum sempat meminta kepastian di persidangan tentang batas waktu Jaksa menghadirkan ahli. Sebabnya, dalam persidangan sebelumnya, ahli bahasa yang dimaksud pun tak kunjung hadir dengan alasan serupa dan bila terus tak hadir tentunya menghambat kuasa hukum dalam pembuktian melalui saksi dan ahli yang bakal dihadirkannya nanti.

 "Jaksa sempat mengatakan, gimana kalau saksi fakta dari penasihat hukum dahulu. Dalam proses hukum acara pidana itu harusnya Jaksa dahulu selesai, baru kami, tak bisa selang-seling sehingga kami menolak itu," tuturnya.

Meski begitu, tambahnya, hakim sempat menyebutkan, tak bakal membatasi kuasa hukum untuk melakukan pembuktiannya. 

Kepastian batas waktu itu dibutuhkan oleh pihak kuasa hukum Jumhur agar mereka juga memiliki waktu yang cukup untuk menghadirkan saksi-saksi fakta dan ahli yang meringankan terdakwa soal berita bohong.

Walaupun demikian, tim kuasa hukum Jumhur mengaku pernyataan lisan yang diberikan oleh Majelis Hakim PN Jakarta Selatan tidak cukup jadi jaminan mereka akan mendapatkan waktu yang sama seperti penuntut umum untuk menghadirkan saksi dan ahli di persidangan.

Sementara itu, Jumhur Hidayat turut bertanya ke Majelis Hakim mengenai kemungkinan ahli bahasa jaksa dapat diganti dengan pihak lain jika dia berhalangan hadir pada sidang minggu depan.

Ketua Majelis Hakim Agus Widodo berharap ahli telah sembuh dari penyakitnya saat sidang berlangsung. "Mudah-mudahan (ahli) sembuh. Hari Senin, tanggal 19 April ya. Semoga kita semua sehat," ujar ketua Majelis Hakim menjawab pertanyaan Jumhur.***