60 Bakal Calon Kepala Daerah Tercatat Positif Covid-19

60 Bakal Calon Kepala Daerah Tercatat Positif Covid-19
60 Bakal Calon Kepala Daerah Tercatat Positif Covid-19
Wjtoday, Jakarta - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan jelang penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 para bakal pasangan calon agar menaati protokol kesehatan. Dia menjelaskan terdapat 60 bakal calon yang dinyatakan positif Covid-19.

"Sampai tanggal 14 September 2020 menurut KPU, ada 60 bakal calon yang dinyatakan positif Covid. Kembali lagi kami ingatkan agar benar hati-hati agar tidak terjadi penularan yang meningkat saat pilkada," kata Wiku dalam siaran telekonference di Kantor Istana Kepresidenan,  Jakarta Pusat, Kamis (17/9).

Wiku meminta agar calon kepala daerah jadi contoh masyarakat agar mentaati protokol kesehatan. Sehingga tidak terjadi klaster baru dalam pilkada yang akan digelar pada Desember mendatang.

"Calon kepala daerah harus memberi contoh disiplin kepada masyarakat, karena semua calon kepala daerah ini adalah calon-calon pemimpin yang sedang diuji kepemimpinannya dan tunjukanlah kepada seluruh masyarakat bahwa kita bisa jaga keselamatan," ungkap Wiku.

Sebelumnya diketahui Ketua KPU RI Arief Budiman saat rapat kerja dengan Komisi II DPR RI juga mengungkapkan ada 60 bakal calon kepala daerah positif Covid-19.

Menurut dia, semua yang dinyatakan positif Covid-19 ini, berdasarkan hasil swab test yang dilakukan masing-masing calon.

Adapun 60 bacalon yang positif Covid-19 ini, tersebar di 21 Provinsi. "Tersebar di 21 provinsi," ungkap Arief.

Dalam kesempatan itu juga, Arief menjelaskan, KPU sudah membatasi jumlah orang yang boleh ikut kampanye demi mencegah penularan Covid-19.

Untuk rapat umum dibatasi 100 orang. "Selebihnya mengikuti secara daring. Kami mengakomodasi Komisi II dari semula 50 jadi 100," ungkap Arief.

Sementara untuk rapat terbatas KPU mematok maksimal 50 orang. "Itu pun harus menerapkan protokol kesehatan ketat," tutup Arief.***